“Sedangkan untuk Covid-19 yang relatif masih sangat baru ini belum ada data secara experiment, tetapi diprediksikan bisa menjadi lemah juga. Tentu dengan dosis pancaran UV-C yang berbeda dari masing masing virusnya,” jelas Yusuf.
Cara menghilangkannya, lanjut dia, pancarkan sinar UV-C pada suatu permukaan benda yang ingin disterilisasikan selama beberapa waktu. Ini demi memenuhi besar dosis minimal yang bisa melemahkan virus.
Secara ilmiah, panjang gelombang UV-C yang digunakan akan mendekati besar dari microorganisme yang ingin dilemahkan tersebut.
“Sinar UV-C dapat digunakan untuk melemahkan virus di permukaan suatu benda yang terkena pancarannya sesuai dosisnya,” katanya.
(Ahmad Luthfi)