Sebelumnya dilaporkan, fenomena gerhana kali ini bersamaan dengan fenomena Cincin Api Solstis. Gerhana Matahari Cincin 21 Juni 2020 terjadi di sejumlah negara di benua Afrika dan Asia saat Matahari berada pada Titik Balik Utara (June Solstice).
"Fenomena "Cincin Api Solstis" tersebut termasuk langka yang akan kembali terjadi pada 21 Juni 2039," tulis akun Instagram planetariumjkt.
Lebih lanjut planetariumjkt menjelaskan bahwa Gerhana Matahari Cincin kali ini semakin istimewa dengan “cincin paling tipis” dalam rentang tahun 2003 sampai dengan 2031.
Piringan Matahari yang tertutup Bulan mencapai 98.81% saat Puncak Gerhana di daerah Uttrakhan, India pukul 06:40 UT.
(Ahmad Luthfi)