JAKARTA - Jagat media sosial digegerkan cuitan di Twitter resmi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tentang "Kiamat". Namun kiamat yang dimaksud adalah kiamat serangga yang terancam punah.
"Status kiamat serangga ini memang nyata dan sangat mengkhawatirkan," ucap Peneliti LIPI, Djunijanti Peggie yang dikutip Okezone dari Twitter @lipiindonesia, Senin (8/6/2020).
Djunijanti mengatakan ancaman kepunahan serangga ditentukan oleh perilaku manusia dalam menjaga alam, sehingga habitat serangga tidak rusak akibat perbuatan manusia.
"Kita dapat berkontribusi dengan mengubah perilaku sehingga lebih ramah pada lingkungan, dapat menekan tingkat populasi dan hidup berdampingan dengan serangga," ujarnya.
Ditambahkan Djunijanti jika serangga tanpa manusia maka akan baik-baik saja, namun jika manusia tanpa serangga maka akan jadi petaka.