JAKARTA - Polusi mengalami penurunan drastis di China. Gambar satelit badan antariksa Amerika Serikat, NASA menunjukkan polusi yang turun di Negeri Tirai Bambu tersebut.
Dikutip Voaindonesia, penurunan ini sebagian terkait dengan perlambatan ekonomi akibat wabah virus korona, jelas Badan Antariksa tersebut.
Pengurangan polusi Nitrogen Dioksida (NO2) pertama kali terlihat di dekat Wuhan, yang merupakan pusat penyebaran virus, tetapi akhirnya menyebar ke seluruh China, menurut para ilmuwan NASA yang memeriksa data yang dikumpulkan oleh satelit mereka dan Badan Antariksa Eropa.
Peta yang membandingkan konsentrasi NO2 menunjukkan penurunan tajam antara 1-20 Januari, sebelum kota Wuhan dan kota-kota lain dikarantina, dan pada 10-25 Februari.
"Ada bukti bahwa perubahan tersebut setidaknya sebagian terkait dengan perlambatan ekonomi setelah penyebaran virus korona," papar Badan Observasi NASA.