KUALA LUMPUR - Kesiapan produksi mobil nasional ketiga Malaysia, diungkap oleh Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad pada akhir pekan lalu. Melalui rancangan National Automotive Policy (NAP) 2020, Mahathir menyebut unit purwarupa model kendaraan buatan Malaysia tersebut sudah siap.
Proyek nasional tersebut rencananya tidak akan diungkap secara luas dalam waktu dekat. Namun, masih menunggu kepastian adanya investor yang mampu mendanai proses produksi massal kendaraan tersebut. Karena proyek mobil nasional ini tidak akan mendapat dukungan dana dari anggaran negara Malaysia.
Desain mobil nasional Malaysia ini dirancang berdasarkan prinsip ramah lingkungan secara berkelanjutan. Selain itu, fitur serta teknologi yang terpasang menawarkan penerapan keselamatan berkendara secara maksimal, berdasarkan ketentuan yang berlaku seperti dilansir dari laman Malaysian Reserve.
Perhitungan terakhir dari perusahaan induk pembuat proyek mobil nasional Malaysia, DreamEDGE menyebut biaya produksi massal mobil nasional ketiga ini mencapai 600 juta Ringgit atau sekitar Rp1,97 triliun. Rancangan investasi tersebut belum termasuk pembuatan jaringan pelayanan dan purna jual secara nasional di negara tersebut.
Target produksi model mobil nasional ketiga Malaysia ini, mencapai 36 ribu unit per tahun. Proses perakitan model mobil tersebut diharapkan bisa dimulai pada paruh pertama 2022, atau empat tahun sejak PM Mahathir mencetuskan ide terkait mobil ini setelah mengunjungi Jepang pada 2018.
(Amril Amarullah (Okezone))