Gejala Oli Merembes Bikin Suara Mesin Kasar

Medikantyo, Jurnalis
Senin 13 Januari 2020 18:10 WIB
ilustrasi pelumas mesin mobil (foto: Ist)
Share :

JAKARTA - Terjadinya kebocoran oli dari sektor mesin sering lepas dari perhatian pemilik mobil, terlebih jika pemilik mobil jarang mengecek bagian sektor mesin. Terlebih jika mobil tersebut sudah memiliki usia pakai yang cukup tinggi, sehingga menambah risiko deteriorasi turunnya kualitas komponen seal pada rangkaian mesinnya.

Pemilik kendaraan patut mewaspadai sejumlah gejala merembesnya oli mesin tersebut. Salah satunya dengan adanya tetesan oli pada lantai maupun tempat kendaraan tersebut diparkir. Jumlah tetesan oli di lokasi tersebut sekaligus menandakan tingkat kebocoran dari mesin.

 

Kebocoran oli tersebut bisa juga dilihat, dari tingkat ketersediaan pelumas pada penampung pelumas mesin. "Dampak dari oli yang merembes dari mesin menyebabkan oli berkurang, sehingga lampu indikator oli akan menyala di panelmeter," kata Didi Ahadi, Dealer Technical Support PT Toyota Astra Motor (TAM).

Pemeriksaan lebih lanjut bisa dilakukan dengan bantuan mekanik pada bengkel resmi. Biasanya, pada area kebocoran oli mesin tersebut terdapat debu maupun kotoran yang menempel sehingga diperlukan proses pembersihan dan perbaikan.

Dampak berkurangnya cairan pelumas, yang mengganggu kinerja mesin bisa juga dirasakan oleh pengendara. "Biasanya suara mesin menjadi kasar," ujar Didi. Hal ini terjadi mengingat berkurangnya oli dalam proses pelumasan mesin, sehingga menimbulkan gesekan antar komponen.

 

Gesekan antar komponen mesin ini, juga berakibat pada peningkatan suhu mesin secara drastis selama berkendara. Jika ditangani segera maka mesin bisa mengalami overheat, sehingga mobil bisa mengalami mogok atau mendadak berhenti berjalan.

Fenomena kebocoran cairan pelumas mesin tersebut, biasanya disebabkan oleh kerusakan pada bagian packing atau seal pada mesin. Deteriorasi pada komponen tersebut, membuatnya gagal menahan tekanan yang dihasilkan oli pada mesin tersebut.

(Mufrod)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya