BPPT bersama BMKG merancang SMART TMC, di mana teknologi kecerdasan buatan (AI) telah dimasukkan dalam operasionalnya. BMKG akan memberikan data terkait cuaca, kemudian AI akan mengolahnya sehingga muncul pola dan pemodelan cuaca.
Dari pemodelan AI tersebut tim Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BBTMC BPPT) akan melakukan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca di area dan waktu yang telah ditentukan.
"Semoga dengan penerapan SMART TMC kelak, kita bisa lebih beradaptasi dengan alam, mampu mereduksi bencana. Tentunya mampu meminimalisir kerugian yang diakibatkan baik itu banjir Jabodetabek pada awal tahun ini, dan kebakaran hutan pada tahun lalu," kata Hammam Riza.
(Ahmad Luthfi)