Punya Pabrik Baru, Hyundai Langsung Siap Produksi Ekspor

Medikantyo, Jurnalis
Selasa 26 November 2019 20:32 WIB
Hyundai siap memenuhi pasar ekspor dengan tujuan negara di kawasan Asia Tenggara (Foto: Okezone.com/Medikantyo Adhikresna)
Share :

SEOUL - Seiring tercapainya kesepakatan investasi fasilitas pabrik baru di Indonesia, Hyundai sudah memiliki rancangan kendaraan yang akan mereka buat dalam sarana manufaktur tersebut. Terdapat tiga model kendaraan yang menjadi fokus produksi Hyundai dalam fasilitas produksi di Tanah Air nantinya.

Model kendaraan tersebut mencakup MPV kompak, SUV kompak, serta sedan yang disebut mempunyai rancangan khusus bagi konsumen wilayah Asia Tenggara. Pada tahap awal kegiatan produksi pabrik ini ditargetkan merakit 150.000 unit ketiga jenis kendaraan tersebut pada paruh kedua 2021.

 

Total kapasitas produksi dari sarana manufaktur Hyundai, yang bakal dibangun di Cikarang, Jawa Barat, didorong untuk dapat menyentuh 250.000 unit per tahun. Selain memproduksi kendaraan untuk kebutuhan konsumen dalam negeri, Hyundai juga menyediakan kuota pembuatan unit mobil dengan tujuan pasar ekspor.

 Baca Juga: Sah! Hyundai Punya Pabrik Baru di Indonesia

Rencananya jumlah kendaraan dengan pasar ekspor tersebut bakal dibuat sebanyak 59.000 unit, dengan sistem pengiriman completely knocked down (CKD). Dalam keterangan resmi yang diterima Okezone, negara tujuan ekspor kendaraan Hyundai ini antara lain Filipina, Thailand, dan Vietnam. Sementara pihak Hyundai juga menjajaki kemungkinan pasar Australia dan Timur Tengah.

Salah satu senjata yang dipersiapkan Hyundai adalah pemanfaatan konten lokal hingga 40 persen, sehingga mendapat keringanan bea. "Hyundai secara aktif akan terus mendengarkan serta menanggapi setiap harapan dan kebijakan, untuk terus berkontrtibusi terhadap komunitas ASEAN," ujar Executive Vice Chairman Hyundai Motor Group, Chung Euisun.

Pabrik tersebut akan memiliki fasilitas stamping, pengelasan, pengecatan, hingga perakitan unit kendaraan. Hyundai memperkirakan dapat membuka kesempatan 23.000 lapangan kerja baru baik secara langsung maupun dengan kolaborasi dengan pemasok suku cadang lokal.

 

Potensi pasar kendaraaan di Indonesia sendiri tahun lalu tercatat sebesar 1,1 juta unit. Sedangkan pasar otomotif di kawasan Asia Tenggara secara total terekam sebesar 3,16 juta unit pada 2017, serta diprediksi meningkat hingga 4,49 juta unit pada 2026 mendatang.

(Mufrod)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya