Tak hanya itu, masyarakat di Indonesia juga berharap 5G dapat tersedia di negaranya dalam kurun waktu 2 tahun dari sekarang. Bahkan, laporan mengungkap jika 44% pengguna ponsel pintar di Indonesia mengungkapkan kecepatan mobile broadband belum cukup kencang.
"Lebih dari 50% pengguna ponsel pintar di Indonesia akan beralih operator jika dalam enam bulan provider yang mereka gunakan saat ini tidak menyediakan layanan 5G. Secara kasar, 50% dari total keseluruhan pengguna ponsel pintar dan 6 dari 10 yang berdomisili di Jakarta menghadapi permasalahan jaringan di wilayah padat penduduk dan berharap 5G dapat diterapkan di wilayah-wilayah tersebut," kata laporan itu.
Baca Juga: Qualcomm Siapkan Snapdragon 865 Dukung Jaringan 5G
Lebih lanjut, mitos bahwa penggunaan nyata dan harga layanan premium untuk 5G. Fakta Ericsson mengatakan jika pelanggan telah melihat nilai dalam layanan 5G dan berharap berbagai use case-nya dapat digunakan serta dinikmati masyarakat umum dalam kurun waktu 2-3 tahun mendatang sejak peluncurannya.