JAKARTA - Perusahaan telekomunikasi Ericsson mengungkap fakta-fakta tentang mitos soal 5G. Fakta tersebut terungkap dalam laporan Ericsson ConsumerLab 2019.
Untuk mendapatkan data, Ericsson telah melakukan wawancara terhadap 35 ribu pelanggan yang tersebar di 22 negara. Di Indonesia, wawancara dilakukan pada 1.500 pelanggan di seluruh Indonesia, mewakili opini 41 juta. Ericsson juga melakukan riset kepada lebih dari 20 pakar soal 5G.
Dalam rilis yang diterima Okezone, Rabu (23/5/2019), Ericsson mengungkap jika terdapat mitos yang beredar sekarang ini bahwa 5G tidak memberikan manfaat jangka pendek bagi pelanggan internet. Faktanya, pelanggan berharap kehadiran 5G dapat memberikan perubahan jaringan ke arah yang lebih baik.
"Selain itu juga mampu membawa kemajuan dari kepadatan jaringan di perkotaan serta membawa lebih banyak pilihan jaringan home broadband," kata laporan tersebut.
Baca Juga: Pria Ini Jajal Kecepatan 5G dengan Galaxy S10, Seberapa Kencang?