Pabrik Mobil Ditutup, Toyota Australia Tidak Takut Penjualan Turun

Santo Evren Sirait, Jurnalis
Rabu 01 November 2017 09:18 WIB
Toyota Camry (Caradvice)
Share :

Sean yakin bahwa bisnis Toyota kedepannya akan tumbuh karena pihaknya telah menyiapkan beragam strategi untuk menghadapi pasar di masa depan.

"Kami melihat bisnis kami akan berkembang di masa depan, kami berencana untuk tumbuh. Kami akan melakukannya dengan dua faktor, satu, kita akan memiliki beberapa produk baru yang akan datang dalam tiga tahun ke depan. Tidak hanya itu, kami memiliki car parc terbesar di negara ini," tambah Sean.

Dijelaskan Sean bahwa selama empat tahun terakhir, perusahaannya telah menjual sekira 100 ribu Camry, dan berharap pelanggan setia dengan sedan tersebut.

"Kami memiliki jaringan yang begitu luas, seperti car parc besar, yang kami percaya lewat loyalitas dan retensi dan produk. Kami akan terus Kembangkan bisnis kita," pungkas dia.

Untuk diketahui, keputusan Toyota untuk menutup pabrik Altona di Australia telah diberitahukan sejak 2014. Raksasa automotif asal Jepang itu memilih menutup pabrik karena tingginya biaya produksi serta nilai mata uang di Negeri Kangguru tersebut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya