Pabrik Mobil Ditutup, Toyota Australia Tidak Takut Penjualan Turun

Santo Evren Sirait, Jurnalis
Rabu 01 November 2017 09:18 WIB
Toyota Camry (Caradvice)
Share :

SYDNEY - Toyota resmi menutup pabrikanya di Australia pada awal Oktober lalu. Untuk memenuhi permintaan pasar, Toyota akan melakukan impor dari beberapa negara. Produk Toyota yang paling populer di sana adalah Camry. Selama ini sedan tersebut diproduksi secara lokal. Rata-rata penjualannya mendekati 30 unit setiap tahun.

Toyota berharap tidak ada penurunan permintaan jika nantinya produk-produk mereka didatangkan secara impor, terutama untuk Camry.

Sales and Marketing Chief Toyota Australia Sean Hanley mengatakan bahwa perusahaan tidak mengharapkan dampak negatif terhadap penjualan secara keseluruhan di tahun depan.

(Baca juga: Toyota Resmi Tutup Pabrik Mobil di Australia, Ini Penyebabnya)

"Mengingat posisi Camry yang kami bawa masuk merupakan mobil dengan spesifikasi tinggi, jelas akan ada beberapa penyesuaian jumlah. Jadi kita tidak akan menghitung 30 ribu unit sama seperti saat Camry diproduksi lokal setiap tahunnya. Namun, kami tidak melihat bisnis kami akan mundur secara keseluruhan," katanya mengutip dari Caradvice.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita Ototekno lainnya