Ternyata! Pembangunan Piramida Merusak Lingkungan dalam Penjelasan Alquran dan Sains

Ahmad Luthfi, Jurnalis
Selasa 05 September 2017 06:01 WIB
(Foto: Reuters)
Share :

Ayat-ayat ini tampak berbicara mengenai proses konstruksi piramida yang mengorbankan banyak manusia dan mengakibatkan kerusakan lingkungan. Antara 9.000-4.000 tahun sebelum masehi (SM), Afrika Utara dan Sahara adalah kawasan dengan padang rumput dan hutan yang lebat.

Curah hujan yang cukup tinggi membuat kehidupan akuatik di perairan bebas, seperti sungai dan danau, cukup melimpah. Para antropolog berspekulasi bahwa banyak penduduk Afrika dari pantai Laut Tengah bermigrasi ke Sahara.

Seperti di negeri asalnya, para pendatang ini hidup dari memelihara domba dan biri-biri. Mereka juga bekerja sebagai nelayan dan sudah mengenal tombak ikan, pancing, dan semacam jala.

Pada 4.000 tahun SM, penduduk bagian tengah Sahara sudah berternak sapi. Mereka mulai hidup menetap dan melakukan praktik bertani, seperti menanam sorgum, milet dan gandum.

Sejak 3.500 tahun SM, Afrika Utara mulai mengering ditengarai sebagai akibat dari pemanfaatan sumber daya alam yang berlebihan. Seperti diketahui, iklim yang basah memerlukan hadirnya tumbuhan, demikian juga sebaliknya.

Baca juga: Bangunan Mirip Piramida Ditemukan di Mars

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya