2. Pakai pelumas khusus rantai, jangan oli bekas
Jika rantai kering, segera oles rantai dengan pelumas khusus (chain lube) dan hindari penggunaan oli bekas. Apabila menggunakan oli bekas, justru memiliki dampak negatif karena akan memudahkan kotoran (debu, pasir, atau sedimen lainnya) menempel di rantai. Ini akan mempercepat keausan rantai.
3. Periksa kekencangan rantai
Rantai yang berumur umumnya akan mengendur dan membuat tenaga dari mesin tidak tersalur sempurna ke roda belakang. Mengatasinya bisa dilakukan dengan memotong sejumlah mata rantai. Jika masih tetap kendur setelah beberapa kali pemakaian, menjadi tanda sudah saatnya rantai diganti karena penghubungnya sudah getas.
4. Periksa gir
Periksa juga kondisi gear sprocket dengan cara melihat kondisi fisiknya, apakah sudah lancip bahkan bengkok. Jika gerigi gir sudah lancip, sebaiknya segera diganti. Kondisi ini berpotensi membuat rantai terlepas atau los ketika motor melaju. Ini sangat membahayakan, terlebih lagi jika motor dipacu dalam kecepatan tinggi.