Advertisement
Advertisement

Benarkah Sering Pakai Fast Charging Bikin Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak? Ini Hasil Studinya

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Kamis, 05 November 2026 |17:32 WIB
Benarkah Sering Pakai Fast Charging Bikin Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak? Ini Hasil Studinya
Benarkah Sering Pakai Fast Charging Bikin Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak? Ini Hasil Studinya (Ilustrasi/Freepik)
A
A
A

Selain itu, pengisian daya cepat menimbulkan masalah lain yakni panas. Peningkatan suhu yang drastis dapat mempercepat penurunan kualitas (penuaan) baterai. Itulah sebabnya banyak kendaraan listrik dilengkapi fitur untuk mengondisikan suhu baterai sebelum pengisian dimulai dan mengapa kecepatan pengisian daya tidak selalu konstan dari awal hingga akhir. Bahkan kendaraan listrik yang diklaim mampu mengisi daya dengan kecepatan 320 kW, seperti Porsche Taycan, hanya dapat mencapai angka tersebut dalam durasi singkat, yakni maksimal lima menit.

Oleh karena itu, produsen kendaraan listrik selalu mencantumkan kecepatan pengisian daya berdasarkan rentang 10% (atau 20%) hingga 80%. Di luar rentang tersebut, kecepatan pengisian daya dibatasi secara sengaja demi menjaga kesehatan baterai, dan mengisi daya hingga 100% dapat memberikan tekanan yang tidak perlu pada sel-sel baterai.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement