JAKARTA – realme P4 Lite merupakan varian lite, atau versi yang lebih rendah dari realme P4x yang diperkenalkan di Indonesia pada saat yang bersamaan. Dibanderol dengan harga mulai Rp1.999.000 untuk varian terendahnya, realme P4 Lite mengemas baterai berkapasitas besar 7.000 mAh dan bodi tahan banting.
realme P4 Lite diluncurkan sebagai ponsel entry-level untuk gaming dengan performa yang oke dan baterai besar. Lantas, apakah klaim ini sesuai dengan penggunaannya secara nyata? Berikut ulasannya.

realme P4 Lite hadir di dalam boks berwarna kuning yang berisi 1 unit realme P4 Lite, 1 unit charger, kabel USB-C, soft case, dan buku manual. Paket penjualan ini standar untuk sebagian besar ponsel Android yang beredar di pasaran saat ini.
realme P4 Lite hadir dengan desain yang terlihat kokoh, dengan lapisan seperti logam di keempat sisinya. Ponsel ini dilengkapi dengan proteksi ArmorShell yang memberikan ketahanan lebih kuat dari jatuh dan benturan.
Bodi realme P4 Lite memiliki dimensi 166,48 mm x 78,23 mm x 8,38 mm dengan berat 208 g. Ukuran bodi realme P4 Lite ini memang bukan yang paling ramping, tetapi ponsel ini tetap nyaman di genggaman dan pas saat digunakan untuk gaming.

Modul kamera pada bagian belakang terlihat minimalis dengan dua kamera yang disusun vertikal dan lampu flash di sebelah kirinya. Cover belakang memiliki lapisan matte polos untuk warna Titan Grey yang digunakan dalam review ini.
Tombol volume berada di sisi kanan perangkat, bersama dengan tombol power yang juga memuat pemindai sidik jari (fingerprint scanner). Tray SIM card berada di sisi kiri bagian atas, sementara di sisi bawah ponsel terdapat port USB-C, speaker, dan soket jack 3.5mm.
realme P4 Lite menggunakan layar 6,8” HD+ (1570x720 px) yang mendukung refresh rate hingga 120 Hz. Dengan touch sampling rate hingga 240 Hz, layar ini sangat mendukung untuk bermain game, seperti MOBA dan FPS—dua genre game yang saya gunakan dalam pengujian.
Layar realme P4 Lite memiliki tingkat kecerahan hingga 900 nits, yang masih nyaman digunakan dalam berbagai kondisi, baik terang maupun gelap. Warna yang ditampilkan layar ini cukup cerah, seperti yang bisa diharapkan pada panel layar dari ponsel kelas entry.
realme P4 Lite ditenagai UNISOC T7250, chipset dengan clock speed hingga 1,8 GHz yang dipadukan dengan GPU Mali-G57, menghasilkan performa yang cukup oke untuk penggunaan sehari-hari maupun gaming ringan. Kombinasi chipset dan GPU ini didukung RAM dinamis hingga 12 GB (4 GB + 8 GB) pada varian tertinggi yang digunakan dalam review ini.
Pengalaman selama penggunaan ponsel ini tidak mengecewakan, dengan scrolling yang mulus dan perpindahan antar-aplikasi yang lancar. Ponsel ini tidak mendukung multitasking secara umum karena UI yang digunakan (yang akan dibahas nanti), tetapi performa ini bisa dibilang memuaskan untuk ponsel kelas entry.

realme melengkapi P4 Lite dengan sistem pendingin Graphite Cooling System 10.000 mm² yang mengatur manajemen suhu saat bermain game. Sistem pendingin ini membantu saat ponsel digunakan selama sesi gaming panjang, terutama dengan baterai berkapasitas besar yang dimiliki realme P4 Lite.
realme P4 Lite menjalankan Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) pada grafis High di 60 fps dengan stabil. Selama sekitar 2,5 jam sesi gaming, tidak ada penurunan fps dan perangkat tidak terasa panas.
Sementara Free Fire dapat dimainkan dengan pengaturan Graphics Ultra dan High FPS di Normal secara stabil. Sesi gaming Free Fire selama 2 jam tidak membuat perangkat menjadi panas, meski belum dicoba lebih lama lagi.
Pada kedua game ini, layar sentuh terasa responsif saat menekan skill atau membidik senjata, memberikan pengalaman bermain yang menyenangkan meski pada perangkat kelas entry.
Perangkat ini tidak disarankan untuk memainkan game berat seperti Genshin Impact atau Arknights: Endfield. Kemampuan spesifikasi perangkat ini membuat game-game tersebut tidak mampu dimainkan dengan frame rate yang memadai (kurang dari 30 fps).
realme melengkapi P4 Lite dengan fitur gaming assistant yang bisa diakses dari sidebar saat bermain, meski selama pengujian saya tidak banyak menggunakannya.
Chipset UNISOC T7250 tidak mendukung jaringan 5G, sehingga perangkat ini hanya bisa digunakan pada jaringan 4G.
realme P4 Lite berjalan pada apa yang tampaknya sebagai realme UI versi “Lite” di Android 16. Versi realme UI ini tidak menyertakan berbagai fitur yang ada pada realme UI versi penuh, yang saat ini adalah realme UI 7.
Navigasi layar dan aplikasi pada UI ini halus dan lancar. Hal yang mungkin mengganggu adalah kehadiran aplikasi bawaan (bloatware) yang jumlahnya cukup banyak, meski sebagian besar bisa di-copot pemasangannya (uninstall) jika tidak diperlukan.
realme P4 Lite dilengkapi dengan kamera 8 MP Wide Angle pada bagian belakang dan 5 MP sebagai kamera depan. Perangkat ini memang mengutamakan performa dibandingkan sisi fotografi, jadi spesifikasi kamera yang minimalis bisa dimaklumi.

Untuk video, realme P4 Lite mendukung perekaman hingga 1080p @30 fps untuk kamera belakang dan 720p @30 fps untuk kamera depan. Kedua kamera mendukung perekaman ganda (dual-view video), fitur yang cukup oke untuk dimiliki.
Baterai berkapasitas besar menjadi salah satu keunggulan dari realme P4 Lite, yang mengemas 7.000 mAh Titan Battery.
Untuk penggunaan biasa, baterai realme P4 Lite bisa digunakan hingga 2 hari tanpa perlu mengisi daya. Untuk gaming, baterai realme P4 Lite masih tersisa sekitar 40 persen setelah digunakan selama 4,5 jam bermain game, sejalan dengan klaim realme yang menyatakan perangkat ini bisa digunakan untuk gaming selama 8 hingga 10 jam.
Untuk pengisian daya, realme P4 Lite mendukung pengisian 15W yang tergolong standar, tetapi terasa kurang untuk baterai berkapasitas 7.000 mAh. Pengisian daya baterai dari 20 persen ke 100 persen membutuhkan waktu lebih dari 2 jam, sehingga lebih baik mengisi daya baterai saat tidur malam. Untungnya, dengan kapasitas 7.000 mAh, kita tidak perlu sering-sering mengisi daya untuk pemakaian standar sehari-hari.
realme P4 Lite juga mendukung reverse charging, sehingga bisa digunakan sebagai powerbank darurat untuk mengisi perangkat lain seperti TWS atau ponsel lain jika mendesak.
realme P4 Lite adalah perangkat entry-level yang ditujukan untuk performa gaming, dan dalam hal ini dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Performa gaming yang stabil, manajemen panas yang baik, daya baterai yang besar, serta layar 120 Hz dengan touch sampling hingga 240 Hz yang oke mendukung fungsi tersebut.
Di sisi lain, realme P4 Lite memangkas berbagai aspek lain yang kurang perlu untuk mendukung performa tersebut. Spesifikasi kamera yang minim dan absennya pengisian daya cepat menjadi hal yang paling kentara bagi saya.
Bagi yang menginginkan perangkat gaming entry-level yang mumpuni, realme P4 Lite bisa menjadi opsi yang baik dengan mempertimbangkan harganya.
(Rahman Asmardika)