JAKARTA - BYD Denza D9 hadir dengan warna baru. Kini, MPV pemium tersebut hadir dengan pilihan warna dark gold.
Ini merupakan generasi kedua BYD Denza D9. Model tersebut meluncur di China pada 1 Mei 2026.
MPV premium itu mendapatkan skema warna baru dark gold pada 7 Juli 2026. Model tersebut memiliki bodi berwarna hitam dengan aksen trim emas mengkilap, gril berbentuk perisai, dan emblem berlapis emas asli di bagian depan.
Mobil ini mengadopsi pelek multi-jari-jari hitam dengan tutup emas. Ini termasuk lampu belakang kontinu dan garis emas yang melintang di bodi mobil.
Denza D9 mengadopsi spoiler atap dan aksen emas di bumper belakang. Sebagian besar emblem Denza D9 dagk Gold berwarna hitam.
Namun, emblem Flash Charging tetap berwarna perak untuk menyoroti teknologi terbaru BYD.
Di luar warna baru itu, BYD Denza D9 memiliki dimensi panjang 5.250 mm, lebar 1.960 mm, dan tinggi 1.900 mm.
Melansir Car News China, Rabu (8/7/2026), BYD Denza D9 tersedia dalam pilihan powertrain BEV dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Model listrik murni menawarkan penggerak roda depan (FWD) dengan daya 340 kW (456 hp). Sementara varian penggerak semua roda (AWD) memiliki daya puncak gabungan 410 kW (550 hp).
BYD Denza D9 EV dilengkapi baterai LFP berkapasitas 115 kWh, yang sudah mendukung fast charging. Isi daya dari 10% hingga 97% hanya 9 menit.
Sementara jarak tempuhnya berkisar 750 hingga 800 km dalam kondisi CLTC.
Di sisi lain, BYD Denza D9 PHEV menggunakan mesin ICE turbocharged 1,5 liter dengan daya 115 kW (154 hp). Model entry-level menawarkan satu motor listrik dengan daya 200 kW (268 hp).
Tersedia juga trim AWD dengan motor listrik tambahan di poros belakang yang menghasilkan daya 45 kW (60 hp). Berkat baterai 66,5 kWh, mobil ini dapat menempuh jarak hingga 400 km dalam mode EV. Versi ini juga mendukung teknologi pengisian daya cepat,
Untuk harganya, Denza D9 dibanderol dengan kisaran harga antara 359.800 hingga 469.800 yuanatau sekitar Rp956 juta hingga Rp1,249 miliar. Sementara pilihan warna dark gold dikenakan biaya tambahan 30 ribu yuan atau sekitar Rp79 juta.
(Erha Aprili Ramadhoni)