Ini bukan hiperparasit pertama dari jenisnya, tetapi “ini adalah anggota pertama di dunia yang diketahui dari genusnya yang memiliki struktur berbentuk tanduk yang sangat khas ini,” kata Jaya Seelan.
Selama perjalanan lapangan, para ilmuwan juga menemukan spesies baru jamur pembunuh laba-laba, yang menyebarkan spora melalui laba-laba sebelum membunuhnya.
“Jamur yang baru didokumentasikan ini memiliki potensi yang sangat besar… baik sebagai sumber untuk mengembangkan obat antimikroba generasi berikutnya maupun sebagai agen biokontrol yang sangat efektif terhadap hama pertanian,” kata Jaya Seelan.
(Rahman Asmardika)