"Kita harus melatih diri menjadi spesialis, membangun portofolio yang kuat, dan mendorong produktivitas menggunakan generative AI," kata Oon Arfiandwi.
Sementara itu, Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Muhammad Neil El Himam, menyebutkan pihaknya mendukung IDO 2026
sebagai ajang peningkatan kapasitas dan perluasan jejaring developer Indonesia.
"Kami optimis akan kiprah para developer di industri masing-masing, dengan bantuan AI sebagai akseleratornya,” ujarnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)