JAKARTA - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memprouksi 381 ribu unit sepanjang 2025. Jumlah tersebut terdiri atas mobil untuk grup Daihatsu dan model lainnya yang berkolaborasi.
Mobil-mobil yang diproduksi di fasilitas pabrik Daihatsu itu untuk pasar domestik maupun ekspor. Selain itu, ADM juga menjadi basis produksi dan komponen dalam memenuhi permintaan untuk pasar domestik dan global.
ADM mengekspor beberapa model kendaraan kolaborasi ke lebih dari 60 negara di dunia. Negara-negara itu tersebar di wilayah ASEAN, Asia Selatan, Asia Timur, Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin.
Sepanjang 2025, ADM mengekspor kendaraan utuh (CBU) lebih dari 124 ribu unit atau naik 13% dibandingkan tahun 2024 sekitar 110 ribu unit. ketiga kontributor destinasi ekspor terbesar mulai dari Filipina (34,8%), disusul Jepang (9,7%), dan Meksiko (8,6%).
“Capaian ekspor ini mencerminkan kepercayaan pasar global terhadap kualitas produksi Daihatsu di Indonesia," kata Direktur Marketing dan Corporate Communication PT ADM, Agung Handayani, di Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Ia melanjutkan, pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat daya saing melalui peningkatan kualitas manufaktur, dan penguatan supply chain lokal agar dapat berkontribusi positif bagi pertumbuhan industri otomotif nasional.
Di sisi lain, sepanjang 2025, Daihatsu mencatat penjualan ritel 137.835 unit dengan market share sebesar 16,5%. Penjualan ritel nasional pada 2025 sebanyak 834 ribu unit.
“Pencapaian ini menjadi penguat konsistensi Daihatsu dalam mempertahankan posisi nomor 2
penjualan otomotif nasional selama 17 tahun berturut-turut," kata Sri Agung.
(Erha Aprili Ramadhoni)