Ponsel memiliki kamera, mikrofon, dan sensor lain yang dapat digunakan untuk merekam atau membocorkan informasi rahasia. Di area pemerintah yang terbatas, seperti zona rahasia Knesset, pengambilan foto dilarang keras.
Clash Report mengatakan bahwa menempelkan stiker pada ponsel kemungkinan besar merupakan langkah keamanan untuk menghentikan kegiatan mata-mata atau perekaman di tempat-tempat di mana informasi sensitif disimpan.
Israel memiliki aturan ketat tentang penggunaan ponsel pintar tertentu dan beberapa aplikasi, seperti TikTok, karena kekhawatiran keamanan nasional.
Rezim Zionis itu memiliki sejarah teknologi mata-mata canggih, dan bahkan warganya sendiri terkadang dipantau tanpa izin. Contoh yang paling menonjol adalah perangkat lunak Pegasus dari NSO Group yang berbasis di Israel, yang dituduh digunakan untuk memata-matai jurnalis, aktivis, saingan politik, dan bahkan pemimpin dunia di sejumlah negara.
Ada juga tuduhan pada 2022 bahwa polisi Israel mengawasi warga sipil, aktivis, dan pejabat publik tanpa surat perintah yang diperlukan dengan menggunakan peralatan mata-mata.
(Rahman Asmardika)