Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wamenkomdigi Ungkap AI Ubah Serangan Siber Jadi Lebih Cepat dan Masif

Achmad Al Fiqri , Jurnalis-Minggu, 01 Februari 2026 |08:04 WIB
Wamenkomdigi Ungkap AI Ubah Serangan Siber Jadi Lebih Cepat dan Masif
Wamenkomdigi Ungkap AI Ubah Serangan Siber Jadi Lebih Cepat dan Masif (Okezone)
A
A
A

Menurutnya, sistem perlindungan konvensional juga semakin rapuh. Ia menilai, perkembangan AI dan riset komputasi kuantum membuat kata sandi yang selama ini digunakan warga tidak lagi cukup aman.

“Password yang kita buat hari ini pada akhirnya bisa menjadi tidak bermakna. Dunia sedang bergerak ke era pasca kuantum,” ujarnya.

Nezar berkata, tidak ada ruang aman di dunia digital selama perangkat terhubung dengan jaringan lain. Menurutnya, ancaman dapat datang dari ponsel, aplikasi, hingga perangkat sederhana yang digunakan sehari-hari.

“Selama kita terkoneksi, tidak ada kata aman di ruang digital,” tegasnya.

Meski begitu, Nezar menyampaikan, Kemkomdigi mendorong penerapan pendekatan security by design untuk nengantisipasi serangan siber. Ia berkata, keamanan harus dibangun sejak awal pengembangan sistem, bukan setelah terjadi kebocoran atau serangan.

“Keamanan siber bukan hanya soal teknologi. Ini soal kebiasaan, kesadaran, dan kepemimpinan,” kata Nezar.
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement