Ini waktu ideal bagi pengamat untuk menikmati detail atmosfer Jupiter dan menyaksikan pergerakan empat satelit Galilea melalui teleskop kecil. Bagi mata telanjang, Jupiter akan terlihat seperti titik sangat terang yang mendominasi langit setelah Matahari terbenam.
Saturnus masih dapat diburu di awal malam, terutama menggunakan teleskop kecil untuk menampakkan cincin khasnya. Uranus dan Neptunus tetap mungkin diamati, tetapi membutuhkan teropong kuat atau teleskop serta langit yang benar-benar gelap.
Merkurius hanya memiliki jendela kemunculan singkat di langit pagi awal bulan sebelum kemudian terlalu dekat dengan Matahari dan sulit diamati. Venus dan Mars praktis tenggelam dalam silau Matahari sepanjang Januari sehingga belum menjadi target menarik di langit fajar maupun senja.
Itulah deretan fenomena langit yang bisa diamati sepanjang Januari 2026.
(Rahman Asmardika)