Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Viral Mobil LIstrik Digeber di Jalan Tol Meski Baterai Sisa 1 Persen, Bisa Bikin Rusak?

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Senin, 09 September 2024 |19:37 WIB
Viral Mobil LIstrik Digeber di Jalan Tol Meski Baterai Sisa 1 Persen, Bisa Bikin Rusak?
Viral video mobil listrik digeber dengan baterai sisa 1 persen. (Foto: Tangkapan layar/@Instagram)
A
A
A

JAKARTA – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan mobil listrik yang melaju kencang di jalan tol dengan baterai yang menunjukkan sisa daya hanya 1 persen. Video ini lantas menuai komentar warganet, yang mempertanyakan tentang dampak terhadap kesehatan baterai mobil.

Video yang diunggah akun Instagram @lowslowmotif yang memperlihatkan sebuah mobil listrik diduga kuat Hyundai Ioniq 5. Indikator baterai pada head unit menunjukkan sisa daya 1 persen dengan daya jangkau sejauh 4 kilometer.

"Saat pengguna mobil listrik yang sisa baterainya tinggal 1% namun masih berada di jalan tol. Yang pakai mobil listrik ada yang pernah ngalamin?," bunyi keterangan dalam unggahan video tersebut.

Seperti diketahui, mobil listrik menggunakan baterai sebagai sumber daya utama pengganti bahan bakar yang ada di kendaraan konvensional. Daya yang dikeluarkan untuk menggerakkan motor listrik agar kendaraan bisa berjalan.

Oleh sebab itu, pemilik diwajibkan untuk rutin mengisi baterai mobil listrik untuk menjaga kesehatan komponen tersebut. Itu bisa dilakukan dengan mengisi daya baterai sebelum benar-benar habis.

"Minimal daya baterai kendaraan listrik disisain 10-20 persen, jangan sampai habis. Malahan, makin tinggi makin baik," kata Agus Purwadi, Akademisi ITB Bandung di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Agus menegaskan bahwa baterai mobil listrik sama seperti yang digunakan pada smartphone. Baterai tersebut memiliki daya minimum yang disarankan untuk melakukan pengisian ulang agar lebih awet.

"Baterai kendaraan listrik sebenarnya mirip kayak HP, semua baterai karakternya kurang lebih sama, yakni punya state of charge minimum. Jadi, meskipun tertera nol persen, itu nggak benar-benar habis," ujarnya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement