JAKARTA - Speedometer digital memang membuat motor terlihat lebih modern, namun tidak dipungkiri sangat riskan alami kerusakan. Apalagi dalam situasi panas ekstrim yang melanda belakangan ini.
Alhasil, Anda harus memperhitungkan dengan cermat saat memarkir motor di bawah sinar matahari terik.
BACA JUGA:
Tidak hanya itu berbagai masalah juga kerap dijumpai pada speedometer digital, apa saja? Simak ulasannya berikut ini seperti dilansir dari berbagai sumber, Rabu (25/10/2023).
1. Berembun
Timbulnya embun adalah masalah yang sering muncul dan datang dari celah antara mika penutup atau terdapat retakan sehingga panas dari mesin membuat air masuk ke dalam unit panel.
Seiringnya waktu, air tersebut menguap dan tertahan di dalam. Pemilik motor diimbau untuk selalu mengecek bagian mika apakah terdapat retakan atau tidak.
Apabila terdapat retakan disarankan untuk segera mengganti mika agar tidak timbul embun di kemudian hari.
2. Sangat Mudah Terbakar Matahari
Masalah kedua yang sering terjadi pada speedometer digital adalah sunburn terbakar matahari.
Kerusakan tersebut disebabkan karena sepeda motor sering parkir dan terjemur di bawah sinar matahari dengan jangka waktu yang lama.
Panas matahari membuat lapisan plastik film menjadi rusak. Agar tidak cepat rusak, Anda diimbau untuk memasang kaca film pada mika speedometer agar menahan sinar matahari tidak langsung merusak lapisan film.
Cari lain agar tidak merusak lapisan film adalah dengan memarkirkan kendaraan di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari.
3. Memudar
Kelemahan yang terakhir pada speedometer digital adalah panel yang pudar dan sulit terbaca.
Hal ini, umumnya akan muncul pada motor yang memiliki usia lebih dari lima tahun.
Biasanya masalah yang terjadi seperti angka kecepatan sepeda motor tidak bergerak atau hanya berkedip. Penyebabnya karena kelistrikan oleh aki yang lemah sehingga terkadang panel speedometer hanya berkedip dan menunjukkan tampilan yang tidak stabil ketika dinyalakan.
Syifaraudha Irma Nanda
(Imantoko Kurniadi)