Sementara itu, PT ABC juga terus mendorong pembangunan pabrik baterai yang memiliki kapsitas produksi sebesar 100 MWh per tahun (setara 9 juta butir sel baterai). Mereka memiliki target total kapasitas produksi 256 MWh per tahun (setara 25 juta butir sel baterai).
Sedangkan untuk motor listrik, Putu menjelaskan sudah ada regulasi yang mengatur tentang standarisasi baterai. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan penggunaan motor listrik dan menghilangkan keraguan masyarakat mengenai pengisian baterai.
“Saat ini untuk sepeda motor listrik sudah terdapat tiga SNI yang mengatur ketentuan standardisasi Baterai Pack untuk KBLBB yang dibagi menjadi dua kategori, yaitu SNI untuk Baterai Secara Umum (OnBoard dan Swap) dan SNI untuk baterai Swap,” ucapnya.
(Imantoko Kurniadi)