JAKARTA - Di Indonesia motor matik menjadi salah satu kendaraan yang paling diandalkan oleh banyak orang.
Ini karena motor jenis ini sangat mudah digunakan, dan tergolong mudah perawatan.
Meski begitu motor matik juga butuh perhatian, khususnya pada bagian Continuously Variable Transmission (CVT).
Komponen CVT ini sangat penting untuk penggerak motor matik. Terdiri dari beberapa bagian, diantaranya V-belt, roller, pulley, dan kampas ganda.
Sebagai catatan, CVT ini sebagai salah satu komponen transmisi secara otomatis tanpa menggunakan gigi perseneling. Bertugas menyalurkan putaran mesin sampai ke roda belakang.
Berikut langkah-langkah perawatan CVT agar performa motor matik tetap terjaga, seperti dikutip dari berbagai sumber, Senin (11/9/2023).
Perawatan CVT
1. Pastikan cek kondisi kebersihan saringan udara V-belt pada setiap 3.000 km atau 3 bulan sekali.
2. Pada setiap 12.000 km atau 1 tahun penggunaan lakukan pembersihan pada CVT.
3. Usai melakukan pembersihan pada CVT, periksa kondisi V-belt, roller, dan kampas ganda. Lakukan penggantian jika sudah rusak.
4. Setiap 12.000 km lakukan pelumasan pada pulley.
5. Lakukan penggantian oli mesin pada 3.000 km.
6. Penggantian oli gardan setiap 12.000 km.
Sementara agar CVT tetap awet, Anda bisa lakukan beberapa langkah ini:
1. Jangan gunakan bukaan gas dan putaran mesin tinggi untuk menahan gerak motor ke belakang saat berhenti di jalan menanjak.
2. Manfaatkan rem depan untuk menahan motor agar tidak meluncur ke belakang.
3. Lakukan service secara rutin dan service lebih sering jika sepeda motor sering melintasi area basah atau berdebu.
4. Periksa dan bersihkan drive pulley secara berkala bersamaan adanya pemeriksaan part komponen CVT lainnya minimal setiap 8000 km.
Muhammad Aidil Sani
(Imantoko Kurniadi)
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari