Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemerintah Subsidi Pertamax Demi Turunkan Emisi? Begini Kata Menteri ESDM

Atikah Umiyani , Jurnalis-Selasa, 29 Agustus 2023 |11:44 WIB
Pemerintah Subsidi Pertamax Demi Turunkan Emisi? Begini Kata Menteri ESDM
Ilustrasi asap kendaraan. (Doc. Pixabay)
A
A
A

JAKARTA - Penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang lebih ramah lingkungan kini tengah didorong oleh pemerintah.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, pun menyebut hal itu perlu dilakukan guna membantu menekan emisi, utamanya disektor transportasi.

Dijelaskannya, pemerintah saat ini sedang mengidentifikasi sumber-sumber polutan, yang menurut keterangan Menteri ESDM terdapat tiga sumber utama polusi yaitu, sektor transportasi, industri dan polusi dari pembangkit batubara.

Arifin menuturkan, dari sisi transportasi salah satu solusi yang bisa dilakukan yaitu menggunakan BBM dengan kadar oktan yang lebih tinggi.

"Solusinya salah satunya dengan itu, tapi kan CO2 sama saja hidrokarbon yang dipake untuk itu. Tapi yang digunakan untuk mengurangi monoksida terus kemudian sulfat, timbal. Kalau ada itu memang harus dilakukan dengan perbaikan produksi BBM-nya," tutur Arifin ketika ditemui dikantornya, belum lama ini.

Kemudian dari sisi energi, lanjut Arifin, pihaknya harus melakukan identifikasi dan memastikan bahwa langkah-langkah yang dilakukan dapat membantu mengurangi emisi.

"Dari segi pembangkit sendiri, kita harus perbaiki kita punya sistem. Supaya emisinya itu bisa dengan teknologi-teknologi tangkapan baru. Memang ini ongkos, tapi ongkos kesehatan untuk generasi mendatang itu lebih mahal," terangnya.

Sementara itu, ketika ditanya mengenai pembatasan pertalite dan akan mengalihkan subsidi ke Pertamax, Arifin, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait hal tersebut.

"Kita sedang lakukan pendalaman untuk segera supaya memang diambil langkah menyediakan BBM yang ramah lingkungan. Itu juga mengacu pada pengelaman di tempat-tempat lain," tandasnya.

(Imantoko Kurniadi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement