
"Pada Jumat pagi, saat menjalani prosedur thoracentesis terakhir, dia mati. Sekarang sudah terlambat bagi kami untuk menyiapkan kemoterapi atau perawatan potensial lainnya setelah operasi ini,” jelasnya.
Namun Pemilik Cheems yang tinggal di Hong Kong menyarankan para pengikutnya untuk merayakan perasaan gembira yang dibawa oleh anjing lucu itu kepada begitu banyak orang, ketimbang meratapi kepergian sang shiba inu.
"Harap ingat kegembiraan yang diberikan Balltze kepada dunia. Dia membantu banyak orang selama pandemi dan membawa kegembiraan untuk anda, tetapi misinya sekarang telah selesai. Dia adalah Shiba Inu dengan wajah bulat tersenyum yang menghubungkan anda dan saya," pungkasnya.
Sang pemilik juga setuju untuk memberikan uang donasi yang terkumpul untuk pengobatan kanker Cheems ke tempat penampungan hewan terdekat, setelah kepergian sang anjing tersebut. (Salsabila Nur Azizah)
(Saliki Dwi Saputra )