Advertisement
Advertisement

Meluncur 19 Juni, SATRIA-1 Baru Bisa Beroperasi Tahun Depan

Tangguh Yudha , Jurnalis-Selasa, 13 Juni 2023 |21:22 WIB
Meluncur 19 Juni, SATRIA-1 Baru Bisa Beroperasi Tahun Depan
Ilustrasi Satelit. (Foto: Reuters)
A
A
A

"Teknologi satelit ini memungkinkan akselerasi internet di desa-desa yang tidak dapat dijangku oleh teknologi fiber optic. SATRIA-1 akan mengisi kekosongan wilayah yang belum memiliki akses atau mengalami kualitas internet buruk," lanjutnya.

SATRIA-1 akan diluncurkan menggunakan roket Falcon 9 milik perusahaan antariksa besutan Elon Musk yaitu SpaceX dan apabila berhasil mengorbit maka satelit ini akan mulai beroperasi pada Januari 2024.

Proyek SATRIA-1 telah disiapkan sejak 2019 di bawah tanggung jawab Badan Layanan Umum BAKTI Kominfo dan masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tertuang di Peraturan Presiden Nomor 56 Tahun 2018 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Skema pembiayaan proyek ini ialah Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha atau KPBU, Indonesia menggaet perusahaan antariksa asal Perancis Thales Alenia Space dalam urusan perakitan satelitnya.

SATRIA-1 yang memiliki teknologi Very High Throughput Satellite (VHTS) digadang-gadang dapat menyalurkan internet dengan kecepatan mencapai 150Gbps.

(Martin Bagya Kertiyasa)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement