“Investasi yang diputuskan sudah melalui pertimbangan matang dan terukur dari principle global Hyundai untuk memastikan kapabilitas fasilitas tersebut dalam mendukung rantai pasok kendaraan listrik secara maksimal,” kata Chang Oug Hong dalam keterangan tertulis, Rabu (31/5/2023).
Pabrik yang dibangun di lahan seluas 32.188 meter persegi tersebut diharapkan dapat memasok baterai listrik untuk pasar Asia Tenggara pada 2024.
Pabrik sel baterai yang bekerja sama dengan LG Energy Solution ini akan memproduksi dua jenis sel baterai, yakni kapasitas standar dan kapasitas besar.
Sementara itu, President Hyundai Motor ASEAN Headquarters Young Tack Lee mengatakan, pembangunan fasilitas ini mempertegas komitmen Hyundai dalam mendukung pemerintah memajukan ekosistem kendaraan listrik untuk jadi yang terdepan di Asia Tenggara.
“Upaya ini juga membantu kami untuk memberi nilai tambah dalam menanggapi tren dan kebutuhan di pasar serta mendorong keberlangsungan industri dengan meningkatkan fokus pada elektrifikasi,” kata Young Tack Lee.
(Citra Dara Vresti Trisna)