Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Sampai Rem Blong! Berikut 5 Ciri Kampas Rem Sudah Aus

Danendra Primo Adil , Jurnalis-Rabu, 10 Mei 2023 |21:46 WIB
Jangan Sampai Rem Blong! Berikut 5 Ciri Kampas Rem Sudah Aus
Ilustrasi. (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Kampas rem adalah salah satu komponen pengereman pada mobil yang sangat penting dan harus diperhatikan dengan baik. Fungsi kampas rem adalah untuk menghentikan roda mobil dengan cara menghasilkan gesekan antara kampas rem dengan cakram atau drum rem.

Seiring waktu kampas rem yang terus bergesekan dengan piringan cakram akan membuat kampas aus dan perlu dilakukan penggantian.

Jika kampas rem tidak berfungsi dengan baik, mobil akan memerlukan jarak pengereman yang lebih jauh dan waktu yang lebih lama untuk berhenti.

Hal ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan dan membahayakan keselamatan pengendara dan penumpang mobil. Dikutip dari Toyota, berikut ciri-ciri kampas rem aus yang sudah harus diganti.

1. Minimal ketebalan 1 mm

Anda perlu memperhatikan ketebalan dari kampas rem. Sebab penggantian kampas rem tidak berdasarkan dengan jarak tempuh, melainkan dengan kondisi ketebalan kampas. Ketebalan minimal dari kampas rem adalah 1 mm.

Selama ini kebanyakan pemilik mobil berpatokan pada jarak yang ditempuh untuk mengganti kampas rem. Meski tidak salah sepenuhnya, namun cara ini kurang tepat untuk memutuskan pergantian kampas rem.

Ada banyak faktor yang memengaruhi cepatnya kampas rem menipis, seperti menggunakan mobil dengan muatan penuh yang mengharuskan rem bekerja lebih berat dan melewati jalanan perkotaan yang padan dan mengharuskan untuk stop and go secara terus menerus.

2. Rem tidak pakem

Ketika kampas rem sudah aus, kekuatan pengereman mobil akan menurun. Mobil akan memerlukan jarak pengereman yang lebih jauh, dan memerlukan waktu lebih lama untuk berhenti sepenuhnya. Hal ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement