Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fakta Unik Tardigrade, Hewan Mungil yang Mampu Hidup di Luar Angkasa

Anjasman Situmorang , Jurnalis-Senin, 06 Maret 2023 |06:00 WIB
Fakta Unik Tardigrade, Hewan Mungil yang Mampu Hidup di Luar Angkasa
Fakta Unik Tardigrade, Hewan Mungil yang Mampu Hidup di Luar Angkasa
A
A
A

Habitat tardigrade

Beruang air ini bisa hidup hampir di semua tempat, seperti lautan, danau, sungai air tawar, dan lapisan air yang melapisi lumut. Mereka bisa bertahan di berbagai lingkungan, bahkan di ketinggian lebih dari 6.000 meter Pegunungan Himalaya hingga kedalaman laut lebih dari 4.700 meter di bawah permukaan. Itulah mengapa tardigrade memang dikenal sebagai hewan yang mampu bertahan di tengah kondisi ekstrem sekalipun.

Peneliti menemukan fakta tardigrade dalam kondisi "tun" bisa menahan suhu hingga minus 200 derajat Celcius dan suhu panas 148,9 Celcius. Tak hanya itu, mereka juga mampu bertahan dari paparan radiasi, cairan mendidih, dan enam kali tekanan dalamnya lautan.

Studi pada tahun 2008 yang terbit pada jurnal Current Biology, mengungkap beberapa spesies tardigrade dalam keadaan "tun" mampu melewati perjalanan 10 hari ke orbit rendah Bumi dan kembali tanpa terluka luka. Uji coba terakhir, tardigrade ditembak senjata berkecepatan tinggi dan tetap bisa bertahan hidup.

Apa makanan tardigrade?

Tardigrade pada umumnya menghisap sel-sel yang terdapat pada tumbuhan, alga, dan jamur. Namun beberapa jenis ada juga yang mengonsumsi seluruh organisme hidup seperti rotifera, nematoda, atau bahkan tardigrade lainnya.

Bagaimana tardigrade berkembang biak?

Reproduksi tardigrade kemungkinan ada yang seksual dan aseksual, tergantung spesiesnya. Betina bisa menghasilkan 30 telur sekaligus dan dapat dibuahi dalam tubuhnya langsung setelah jantan mengeluarkan spermanya di kutikula atau pada saat menempel pada pasir atau substrat.

Spesies lainnya adalah hermafrodit yang bereproduksi melalui parthenogenesis, proses embrio berkembang tanpa pembuahan eksternal. Embrio biasanya akan berkembang penuh dalam 14 hari setelah pembuahan meski dapat bertahan hingga 90 hari. Hal ini tergantung lagi dengan kondisi lingkungan.

Anatomi tardigrade

Tardigrade sama sekali tidak memiliki tulang. Mereka ditopang oleh kerangka hidroastis. Ini adalah kompartemen berisi cairan yang disebut hemolymph. Layaknya manusia, hemolymph diisi nutrisi. Meski tak memiliki sumsum tulang belakang, tardigrade punya sistem saraf ventral yang mengirimkan sinyal antara otak dan tubuh.

Beruang air mungil ini memiliki sistem pencernaan yang lengkap namun tidak ada sistem pernapasan atau peredaran darah. Oksigen dari air masuk ke dalam tubuh melalui dinding kutikula. Sirkulasi akan terbantu dengan kontraksi otot ketika mengangkut nutrisi ke dalam kerangka hidrostatiknya.

Apakah tardigrade terancam punah?

Tardigrade tidak dievaluasi oleh International Union for Conservation of Nature, salah satu organisasi yang memantau konservasi dan habitat alami hewan. Dengan kata lain, tardigrade tidak berada pada daftar terancam punah.

Faktanya, tardigrade telah selamat dari lima kepunahan massal di Bumi sejak kelompok tersebut berevolusi sekitar setengah miliar tahun yang lalu.

(DRA)

(Andera Wiyakintra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement