JAKARTA - PO Bus Rapi atau sudah tidak asing di kalangan masyarakat Sumatera, khususnya Medan. Perusahaan otobus di bawah PT Rapi atau (Raja Perdana Inti) ini merupakan salah satu yang terkenal dan merupakan salah satu yang terbesar di lintas Sumatera.
PO bus yang berkantor di Kota Medan ini dibangun oleh pasangan suami istri, Norman Dinata (Koh Ahai) dan istrinya pada tanggal 22 Desember 1989. Pada saat berdiri, Koh Ahai hanya memiliki dua bus.
Dua bus tersebut dipakai untuk melayani trayek Medan-Pekanbaru PP. kemudian, pada tahun 1999 PT Rapi berkembang dengan melakukan penambahan armada dan trayek Medan-Rengat PP dan Medan-Palembang.
Seiring waktu mulai banyak masyarakat yang mempercayakan perjalanan kepada PO bus Rapi sehingga berkembang pesat. Kemudian baru pada tahun 2003 tersebut melakukan peremajaan armada dan memindah ke lokasi yang mendatang.
PT Rapi juga melakukan penambahan trayek, yakni Medan-Simpang Granit, Medan-Jambi, Medan-Pranap, Medan-Palembang, Medan-Prabumulih, Sidakalang Toba Jambi via Sipirok dan Medan-Simpang Niam.
Setelah dikenal masyarakat di Medan dan sekitarnya demi membuat penumpangnya betah dan nyaman. PO ini juga menambah sejumlah layanan bus yang terdiri dari empat kelas, antara lain, Super Executive Class, Royal Executive Class, Executive Class dan Ekonomi Class Non AC.
Menariknya, seluruh armada bus PO Rapi dilengkapi fasilitas toilet khusus untuk buang air kecil dan besar di semua kelas. Untuk kelas Super Executive, Royal Executive dan Executive terdapat fasilitas AC dan Wifi.
Sementara untuk seluruh armada bus PO Rapi, memakai kursi yang bisa diatur. Selain itu, armada bus PT Rapi juga dilengkapi fasilitas tambahan, seperti USB Charger, TV, Audio, bantal dan selimut.
Sementara itu, untuk armada bus PO Rapi kelas Ekonomi No AC, antara lain yaitu Mercedes Benz OH 1518, OH 1521 Intercooler dan OH 1526 Elektrik.
Kemudian, untuk armada bus kelas executive terdiri dari Mercedes benz OH 1526, OH 1626 dan Bus Maxi Mercedes Benz OH 1836, Scania K360 hingga Scania K410 Tronton.
Satu hal yang cukup unik dari PO Bus yang satu ini, yakni PO Rapi memberikan nama pintu pada masing-masing armadanya. Menariknya, nama-namanya dibuat semenarik mungkin, dengan berbagai bahasa yang memiliki arti makna yang mendalam.
Sepanjang kiprahnya di industri transportasi, PO Rapi juga tetap mempertahankan identitas bus dengan livery yang abadi sejak tahun 1998 silam. Adapun Livery yang dipakai adalah warna silver biru lembayung dan biru dongker.
Selain livery, tulisan huruf dari PO Rapi juga terlihat sangat unik, dan menjadi ciri khas dari PORapi hingga saat ini. Lalu, ciri khas lainnya dari PO Rapi, yakni corak berwarna biru dongker yang mirip dengan bulu burung.
(Citra Dara Vresti Trisna)