JAKARTA - Mie instan memang telah menjadi salah satu makanan favorit banyak orang, tetapi kita juga sering mendengar ada efek bahayanya.
Namun, sebenarnya apa yang akan terjadi seandainya seorang manusia hanya makan mie instan saja setiap hari? Diolah dari kanal YouTube Kok Bisa?, Rabu (23/11/2022), berikut penjelasan ilmiahnya.
Adat kisah salah satu jurnalis yang benar-benar melakukan eksperimen makan mie instan terus-menerus selama seminggu.
Di hari pertama rasanya baik-baik saja karena masih bisa pergi dan kerja seperti biasa. Tetapi keesokan paginya, badan dia mulai sedikit lemas dan rasanya pengen cepat-cepat untuk tidur.
Hari ketiga makin terasa lesu dan mulutnya berasa asin. Di hari keempat saat dia melihat mie instan, dia merasa bahwa mie instan sudah tidak asyik malah justru ia merasa jijik.
Selain itu, ia juga merasa selalu haus, kecapekan, hampa, dan hilang nafsu makannya. Dan katanya, rasanya itu jadi seperti orang yang baru sembuh dari sakit, dan semua perubahan di badannya makin parah di hari kelima.
Tidak hanya fisik, emosi pun juga jadi kena. Dia jadi lebih gampang marah, bahkan sama masalah-masalah yang kecil. Coba kalian bayangkan apa yang akan terjadi jika jurnalis tersebut melanjutkan eksperimen makan mie instan sampai sebulan atau bahkan setahun.
Apa pun ujungnya, mungkin kita semua tahu bahwa ini jangan ditiru. Mie instan memang membuat perut kenyang karena kalorinya itu tinggi.
Namun, ketika sudah habis, mie instan hanya sampai itu saja, tidak ada yang bisa membuat badan kita bertambah gizi, karena nutrisi penting lainnya yang terkandung dalam mie instan itu rendah sehingga bisa mengganggu keseimbangan gizi badan kita.