“Kami mewadahi semangat dari anak-anak muda yang memiliki vespa atau motor-motor klasik dan ingin diubah ke motor listrik,” ujar Bamsoet.
“Saya sudah berdiskusi dengan berbagai pihak, antara IMI, kementerian perhubungan, perindustrian, dan kepolisian, semua sepakat bahwa yang menjadi basis number itu adalah nomor sasis.”
Menurut Bamsoet, nomor rangka jadi acuran kepolisian mendata kendaraan konversi yang tidak memiliki mesin pembakaran internal. Nomor motor penggerak juga akan dicatatkan dalam Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sebagai pengganti nomor mesin.
(Citra Dara Vresti Trisna)