JAKARTA - Peta topografi yang baru-baru ini dirilis mengungkap bukti terbaru, di mana terlihat penampakan samudera utara kuno di Mars. Adanya penemuan ini, kembali mencuat perdebatan lama tentang kemungkinan planet Mars memiliki laut.
Dilansir dari Phys, Sabtu (5/11/2022), dalam peta tersebut diungkapkan bahwa planet merah pernah mengalami kenaikan permukaan laut yang konsisten dengan iklim hangat dan basah, bukan lanskap yang kering membeku seperti yang terjadi saat ini.
Bukti temuan ini, diidentifikasi melalui citra satelit dari permukaan Mars. Ketika gambar-gambar ini ditangkap dari sudut-sudut yang berbeda, terciptalah peta relief dari permukaan planet Mars tersebut.
“Apa yang langsung terlintas dalam pikiran yang paling signifikan adalah keberadaan lautan sebesar ini berarti potensi kehidupan yang lebih tinggi,” kata Benjamin Cardenas, penulis utama studi yang baru ini diterbitkan dalam Jurnal Penelitian Geofisika: Planet.
Dengan adanya temuan ini, kita jadi tahu tentang iklim purba dan evolusinya. Pasti ada periode ketika suhu cukup hangat dan atmosfernya cukup tebal untuk mendukung air menjadi cair sebanyak itu pada satu waktu.
Sebelumnya, terdapat perdebatan dalam komunitas ilmiah mengenai apakah Mars memiliki lautan di belahan Bumi utara yang berelevasi rendah.
Dengan menggunakan data topografi yang didapatkan, tim peneliti mampu menunjukkan bukt definitif garis pantai berusia 3,5 miliar tahun.