Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

6 Buah yang Bijinya Mematikan Jika Tertelan, dari Apel hingga Alpukat

Ahmad Muhajir , Jurnalis-Sabtu, 20 Agustus 2022 |14:09 WIB
6 Buah yang Bijinya Mematikan Jika Tertelan, dari Apel hingga Alpukat
6 buah yang bijinya mematikan jika tertelan, dari apel hingga alpukat (Foto: Pixabay)
A
A
A

Menurut analisis ilmiah, biji aprikot mentah mengandung rata-rata sekitar 432 miligram hidrogen sianida per ons (sekitar 48 biji).

Tiga puluh biji persik mentah juga mencapai satu ons dan mengandung sekitar 204 miligram hidrogen sianida.

Dan 200 biji ceri mentah, juga satu ons, mengandung 117 miligram zat yang relatif rendah.

Sebenarnya hampir tidak mungkin apabila biji bisa tumbuh di dalam perut karena semua makanan yang masuk ke perut termasuk biji akan hancur oleh asam lambung dan enzim, itu hanya terjadi dalam beberapa jam saja.

Sementara tanaman membutuhkan waktu yang lama untuk tumbuh. Meskipun tidak tumbuh, kalian harus tetap berhati-hati dengan biji, karena beberapa biji buah dapat beracun.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini adalah enam buah yang bijinya beracun.

1. Apel

Biji apel (Malus sylvestris) mengandung sianida. Makan biji satu apel tidak berbahaya, tetapi menelan biji dari beberapa buah apel bisa berakibat fatal. Mengkonsumsi sianida dalam jumlah yang cukup banyak menyebabkan mual, kram perut, diare dan kematian.

2. Ceri

Baik biji ceri liar dan jinak (Prunus spp) mengandung senyawa sianida, menurut Michigan State University Extension. Menelan sejumlah besar dari mereka menghasilkan gejala yang sama seperti makan terlalu banyak biji apel.

3. Aprikot

Aprikot (Prunus armeniaca) pit mengandung racun glikosida sianogenik dan amygdalan. Gejala keracunan biji aprikot termasuk gugup, lemah, pupil melebar, kejang dan koma. Makan biji dalam jumlah besar bisa berakibat fatal.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement