JERMAN berencana mengurangi insentif keuangan untuk membeli mobil listrik tahun depan setelah kesepakatan dalam koalisi pemerintahan.
Melansir Reuters, langkah itu dilakukan karena popularitas kendaraan yang semakin meningkat membuat subsidi pemerintah tidak diperlukan, kata kementerian ekonomi Jerman.
Insentif, atau premi, yang dibayarkan kepada pembeli mobil listrik akan kedaluwarsa sepenuhnya setelah jumlah yang dialokasikan sebesar 3,4 miliar euro (USD3,44 miliar) dari anggaran dua tahun ke depan dihabiskan, menurut sumber pemerintah.

"Kendaraan elektronik menjadi semakin populer dan tidak lagi membutuhkan subsidi pemerintah di masa mendatang," kata Menteri Ekonomi Robert Habeck dalam sebuah pernyataan.
Berdasarkan rencana tersebut, premi untuk kendaraan bertenaga listrik penuh dengan harga di bawah 40.000 euro akan turun menjadi 4.500 euro pada awal tahun depan dari 6.000 euro saat ini, dan turun menjadi 3.000 euro pada tahun berikutnya.