Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Yuk Pahami Proses Pemisahan Campuran dengan Metode Distilasi

Cita Zenitha , Jurnalis-Rabu, 06 Juli 2022 |08:05 WIB
Yuk Pahami Proses Pemisahan Campuran dengan Metode Distilasi
Ilustrasi zat campuran (dok Shutterstock)
A
A
A

Proses Pemisahan Campuran dengan Metode Distilasi

Proses pemisahan campuran dengan metode distilasi dibagi menjadi empat jenis yaitu distilasi sederhana, distilasi fraksionasi, distilasi uap dan distilasi vakum.

Proses distilasi sederhana terjadi apabila terdapat perbedaan jauh titik didih dengan salah satu komponen. Zat yang memiliki titik didih rendah akan menguap dahulu. Contoh distilasi sederhana terjadi pada pemisahan air dan alkohol.

Selanjutnya distilasi fraksionasi, yaitu memisahkan komponen cair dua atau lebih dari satu campuran. Distilasi ini digunakan untuk memisahkan campuran yang memiliki titik didih kurang dari 20 derajat celcius pada tekanan atmosfer rendah. Pengaplikasian distilasi jenis ini biasa digunakan dalam industri minyak tanah untuk memisahkan komponen di dalam minyak tanah.

Distilasi uap digunakan pada campuran yang memiliki senyawa titik didih mencapai 200 derajat celcius. Pengaplikasian pada distalasi jenis ini digunakan pada industri minyak untuk mengekstrak minyak eucalyptus atau minyak sitrus.

Jika senyawa memiliki titik didih tidak stabil maka akan dilakukan distilasi vakum. Selain itu, distilasi vakum juga digunakan untuk menyuling senyawa yang mudah terdekomposisi sebelum mendekati titik didihnya.

(Kurniawati Hasjanah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement