Peneliti Pusat Penelitian Limnologi LIPI, Fifia Zulti, mengatakan bahwa danau dan waduk mempunyai karakteristik limnologi yang unik, di mana wilayah perairannya terbagi dalam ruang-ruang berdasarkan distribusi cahaya dan panas pada perairan tersebut.
Danau berdasarkan distribusi cahaya terbagi menjadi zona limnetik (pelagik), fotik, afotik dan profundal (tanpa cahaya).
Distribusi panas yang berbeda-beda pada lapisan danau menyebabkan danau terstrafikasi menjadi zona epilimnion (atas), termoklin, dan hipolimnion (bawah).
Adanya faktor fisika, seperti angin yang menghasilkan energi kinetik yang cukup besar dalam perairan dapat menyebabkan pergerakan massa air dan pengadukan di danau baik secara horizontal dan vertikal.
Upwelling adalah fenoma atau kejadian yang berkaitan dengan gerakan naiknya massa air danau.
Gerakan vertikal ini, terjadi akibat adanya stratifikasi densitas air danau karena dengan penambahan kedalaman mengakibatkan suhu menurun dan densitas meningkat yang menimbulkan energi untuk menggerakkan massa air secara vertikal.
Fenomena upwelling salah satunya dipengaruhi oleh angin dan adanya proses divergensi ekman.
(Ahmad Muhajir)