2. Ulasan palsu
Ulasan terbukti memengaruhi keputusan konsumen sebelum berbelanja. Ulasan palsu, dalam jangka panjang bisa berbahaya bagi penjual dan platform.
Survei baru-baru ini mengungkapkan 67 persen konsumen khawatir tentang kredibilitas ulasan. Sementara itu, 54 persen tidak mau belanja jika mencurigai ulasan yang diberikan adalah palsu.
3. Pencucian uang
Penjahat siber menggunakan akun palsu untuk penipuan, bahkan pencucian uang. Mereka menyalahgunakan alat otomatisasi, server proxy dan jaringan TOR untuk menghindari deteksi.
Bisnis, tempat para penjahat siber berbelanja, bisa dicurigai membantu aktivitas terlarang oleh otoritas yang menyelidiki kasus pencucian uang, demikian siaran pers dikutip Jumat.
(Ahmad Muhajir)