Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fenomena Ubur-Ubur Serbu Pantai Probolinggo, Mengapa Bisa Terjadi?

Ahmad Muhajir , Jurnalis-Jum'at, 13 Mei 2022 |13:41 WIB
Fenomena Ubur-Ubur Serbu Pantai Probolinggo, Mengapa Bisa Terjadi?
Fenomena ubur-ubur serbu pantai Probolinggo, mengapa bisa terjadi? (Foto: Getty Images)
A
A
A

Menurut Jufri, pada masa pergantian musim seperti sekarang ini, bukan cuma ubur-ubur yang muncul ke permukaan pesisir laut. Terkadang, hiu tutul juga muncul.

Sementara itu, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Kota Probolinggo menghimbau, agar warga tidak mandi atau berendam di air laut.

Sebab, kubur-ubur yang menyentuh kulit manusia akan mengakibatkan gatal-gatal dan iritasi kulit. Bahkan, ubur-ubur jenis api bisa menyengat.

"Kalau mengganggu sih tidak, tetapi ubur-ubur kalau tersentuh kulit bisa gatal. Fenomena ini, sudah setiap tahun terjadi, biasanya 7 hari dan maksimal 15 hari di perairan Probolinggo," terang Kabid Perikanan Tangkap dan Pengembangan Hasil Perikanan DPKPP Kota Probolinggo, Trilia Yuliana.

(Ahmad Muhajir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement