JAKARTA - Fenomena ubur-ubur serbu pantai Probolinggo telah berlangsung sejak sepekan terakhir. Kemunculannya dinilai menganggu aktivitas para pemancing dan nelayan setempat.
Dirangkum dari berbagai sumber, Ketua Paguyuban Nelayan Probolinggi, Jufri, mengatakan bahwa kemunculan rombongan ubur-ubur adalah fenomena tahunan.
Jufri berpendapat, pada Mei air laut pantai utara Kota Probolinggo bersuhu hangat, ini waktunya zooplankton melimpah sebagai makanan ubur-ubur.
Akibatnya, sambung dia, bikin binatang laut seperti ubur-ubur berkumpul atau migrasi untuk memperoleh makanan hingga ke tepi laut.
"Fenomena ini setiap tahun terjadi. Berdampak pada menurunnya hasil tanggkapan nelayan, beberapa nelayan sampai libur melaut," paparnya.