Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apa yang Terjadi Jika Air Hujan Masuk ke Mesin Pesawat?

Ahmad Muhajir , Jurnalis-Selasa, 03 Mei 2022 |18:05 WIB
Apa yang Terjadi Jika Air Hujan Masuk ke Mesin Pesawat?
Apa yang terjadi jika air hujan masuk ke mesin pesawat? (Foto: iStock)
A
A
A

JAKARTA - Pesawat bisa terbang dalam kondisi hujan lebat, salju, bahkan petir, karena sudah didesain sedemikian tangguh.

Kendai demikian, bagaimana kalau air hujan masuk ke dalam pesawat? Apakah bakal tetap tangguh atau justru sebaliknya?

Dikutip dari kanal YouTube Mesin Terbang, Selasa (3/5/2022), tidak seperti mobil yang inlet mesinnya terletak di tempat yang tertutup, pesawat terbang khususnya yang menggunakan mesin turbin gas justru memiliki inlet yang terbuka lebar untuk menghisap udara.

Pada kondisi tersebut, mesin tentu akan bersinggungan langsung dengan air hujan, salju, dan partikel lainnya. Dan hebatnya, meski inlet mesinnya terbuka, pesawat tersebut juga dapat beroperasi dalam kondisi hujan lebat ataupun bersalju.

Hal ini tentu akan menimbulkan pertanyaan. Apakah mesin pesawat tidak akan mati apabila kemasukan air hujan atau salju? Jika memang tidak, mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Sebuah mesin turbin gas bekerja dengan membakar campuran udara dan bahan bakar pada kompresi yang sangat tinggi. Udara yang dihisap oleh kipas dialirkan ke dalam kompressor untuk dinaikkan tekanannya.

Udara bertekanan di dalam kompressor memiliki temperatur yang mencapai 450 derajat. Yang selanjutnya dialirkan ke dalam ruang bakar untuk dicampur dengan bahan bakar dan memulai proses pembakaran.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement