DIFFERENTIAL Lock dan Transfercase merupakan dua fitur yang kerap dijumpai di mobil Sport Utility Vehicle (SUV) berpenggerak 4x4 yang biasa melibas medan off-road.
Kedua fitur ini hadir bukan tanpa alasan, tapi memiliki fungsi yang cukup krusial. Nah untuk lebih mengenal fungsi Differential Lock dan Transfercase, berikut ulasannya.
Melansir dari AutoFun, Kamis (24/3/2022), fitur Differential Lock memiliki cara kerja dengan memberikan distribusi traksi yang merata, khususnya di roda belakang.
BACA JUGA: Suzuki Bakal Unjuk Gigi Mobil Terbang Listrik Pertama Pada 2025, Ini Faktanya
Fitur akan mengunci bagian kopel yang menjadi perantara penyaluran tenaga ke roda kiri dan kanan belakang. Saat mobil terjelembab, tenaga dari mesin cenderung disalurkan ke roda yang kehilangan traksi.
Seringkali kita lihat ban yang terangkat akan terus berputar, dan roda yang terperosok hanya diam. Nah, supaya roda tersebut bisa keluar maka butuh distribusi tenaga ke titik tersebut.
Differential lock bekerja supaya distribusi tenaga roda kiri dan kanan jadi berimbang. Roda yang terperosok jadi mendapatkan traksi yang cukup, sehingga mobil lebih mudah dikendalikan.
Gampangnya, roda kiri dan kanan belakang akan tersambung sehingga penyaluran tenaga dari gardan akan merata. Fitur ini memberi traksi yang optimal meskipun melewati jalan yang permukaannya licin atau ekstrim seperti lumpur dan genangan tinggi.
BACA JUGA: Rudy Salim Ungkap Banyak Artis Pura-Pura Beli Mobil Mewah
Untuk fitur transfercase, secara sederhana, fitur ini berfungsi untuk distribusi tenaga ke roda, bisa untuk 4x2 atau 4X4. Transfercase ini ada yang berupa tuas, kenop putar, atau tombol.
Mobil dengan penggerak four wheel drive (4WD) atau 4x4 pastinya dibekali transfer case dan differential. Transfer case membuat mobil 4WD bisa dioperasikan gerak dua roda (2WD), 4H (4WD High), dan 4L (4WD Low).
2H (2WD High Range) berarti mobil dalam mode gerak 2 roda atau yang bergerak adalah roda belakang saja.
4H (4WD High Range) berarti mobil dalam mode berpenggerak 4 roda alias semua roda bisa bergerak, Fungsi 4H digunakan apabila situasi jalan dalam keadaan licin, misalnya baru turun hujan atau setelah hujan.
4L (4WD Low Range) sama seperti 4H, tapi bedanya perbandingan rasio gigi 4L lebih rendah dibanding 4H. Posisi 4L berguna untuk melewati jalan berlumpur, tanjakan curam atau trek berbatu.
Setelah mengetahui fungsi Differential Lock dan Transfercase, daat dikatakan bahwa dua fitur ini hadir untuk memudahkan suatu kendaraan melewati medan yang terjal.
Keduanya saling bekerja sama memudahkan roda kendaraan supaya mendapat traksi yang proporsional. Fitur differential lock dan transfercase sejauh ini hanya digunakan pada mobil dengan kemampuan off road.
(Salman Mardira)