Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gaya Gravitasi Membuat Angin Tetap Melekat pada Bumi

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Selasa, 28 Desember 2021 |15:41 WIB
Gaya Gravitasi Membuat Angin Tetap Melekat pada Bumi
Angin (Foto: DR)
A
A
A

DALAM Alquran Allah SWT berfirman, “Bukankah Kami jadikan bumi itu tempat berkumpul (kifata) bagi yang masih hidup dan yang sudah mati?” (Al-Mursalat: 25-26). Kata kifata diambil dari kata dasar kafata, yakfutu, kaftan yang berarti menarik, menghimpun, dan mengumpulkan.

Di antara sifat bumi adalah menarik. Nah, ayat ini menjadi isyarat yang jelas atas adanya daya gravitasi bumi. Segala sesuatu di permukaan bumi akan ditarik dan tertarik oleh daya gravitasi bumi.

 angin kencang

Berat suatu benda pada hakikatnya adalah kekuatan gravitasinya terhadap bumi. Berat suatu benda selalu sama dengan gaya gravitasi. Benda seberat 100 kilogram di permukaan bumi akan memiliki berat seperenamnya di permukaan bulan.

Allah berfirman, “Bukanlah Kami jadikan bumi itu tempat berkumpul bagi yang masih hidup dan yang sudah mati?” (Al-Mursalat: 25-26). Bagaimana mungkin kehidupan dapat berlangsung bila tidak ada gravitasinya? Bagaimana mungkin air dapat diam di atas permukaan bumi bila bukan karena gravitasi menariknya?

Sejatinya, angin juga bisa terus melekat dengan bumi karena gaya gravitasi bumi menariknya. Seandainya bumi tidak menariknya, angin hanya akan diam, padahal bumi terus bergerak dan berputar.

Geraknya bumi dan diamnya angin akan menimbulkan arus-arus tornado yang kecepatannya bisa melebihi 1.600 km/jam. Kecepatan ini sudah lebih dari cukup untuk memorak-porandakan segala sesuatu yang ada di permukaan bumi. Apa yang membuat angin tetap melekat dengan bumi? Apa yang membuat lautan tetap melekat dengan bumi? Ialah gaya gravitasi bumi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement