“Perubahan ini akan menjadi salah satu perubahan terbesar dalam penggunaan pengenalan wajah dalam sejarah teknologi,” jelas Jerome Pesenti, wakil presiden kecerdasan buatan untuk perusahaan induk baru Facebook, Meta seperti dilansir The Verge.
Dalam pengaturan terbaru yang diperkenalkan Facebook, pengguna dapat memilih apakah mereka akan memblokir akses beberapa fitur tertentu seperti sistem pengenalan wajah.
Baca juga: Mark Zuckerberg Boleh Pakai Nama Meta, tapi Bayar Rp268 Miliar
Meta tampaknya sedang mencari cara baru untuk mengidentifikasi orang, kekhawatiran soal teknologi ini juga semakin berkembang seiring meningkatnya kesadaran tentang sistem pengawasan video ekstensif oleh pemerintah China, terutama karena Beijing telah menggunakannya untuk melakukan pemantauan di wilayah yang dihuni oleh salah satu etnis minoritas Muslim di China.
(Dyah Ratna Meta Novia)