Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pariwisata ke Luar Angkasa, Ajang Pamer Segelintir Orang Tajir Dunia?

Dyah Ratna Meta Novia , Jurnalis-Senin, 26 Juli 2021 |13:36 WIB
Pariwisata ke Luar Angkasa, Ajang Pamer Segelintir Orang Tajir Dunia?
Blue origin (Foto: USA today)
A
A
A

Lebih dari beberapa orang mampu melakukan perjalanan ke Venesia atau Maladewa. Tapi berapa banyak orang yang cukup istimewa untuk melakukan perjalanan ke luar angkasa?

"Cara pamer yang bagus akhir-akhir ini daripada memposting gambar di Instagram dari luar angkasa," kata Sridhar Tayur, seorang profesor bisnis Carnegie Mellon, mengatakan kepada Recode.

Apakah ada tujuan sain dari pariwisata antariksa atau cuma pelesir?

Saat ini, penerbangan wisata antariksa dari Virgin Galactic dan Blue Origin baru mencapai ruang suborbital, artinya penerbangan masuk ke luar angkasa tetapi tidak memasuki orbit di sekitar Bumi. Secara ilmiah, itu bukan batas baru.

Seperti dilansir dari Antara, meskipun penerbangan saat ini menggunakan teknologi baru, penerbangan suborbital dengan manusia sudah pernah dilakukan oleh NASA pada awal 1960-an, Matthew Hersch, seorang sejarawan teknologi di Harvard, mengatakan kepada Recode.

Saat ini, tidak jelas apakah perjalanan ini akan memberikan wawasan baru yang besar kepada para ilmuwan, tetapi mereka mungkin memberikan informasi yang dapat digunakan di masa depan untuk eksplorasi ruang angkasa.

(Dyah Ratna Meta Novia)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement