Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Puncak Hujan Meteor Hiasi Langit Akhir Bulan Ini

Antara , Jurnalis-Jum'at, 16 Juli 2021 |13:37 WIB
Dua Puncak Hujan Meteor Hiasi Langit Akhir Bulan Ini
Dua Puncak Hujan Meteor Sambangi Bumi Juli 2021 (Foto: Unsplash/ Austin Human)
A
A
A

Sedangkan, intensitas maksimum hujan meteor Alfa Capricornid lebih kecil dibandingkan dengan Delta Aquarid, yakni hanya lima meteor/jam. Selain itu, kelajuan komet Capricornid lebih lambat dari Delta Aquarid yakni sebesar 86.400 km/jam.

Andi mengatakan masyarakat dapat melihat fenomena tersebut tanpa alat bantu optik apapun, dengan kondisi cuaca yang cerah tanpa halangan apapun di sekitar medan pandang.

"Butuh kesabaran untuk menantikan kedua hujan meteor ini mengingat intensitas yang relatif sedikit," ujarnya.

Andi menuturkan warga dapat mengabadikannya menggunakan kamera baik DSLR maupun ponsel selama mendukung moda bukaan panjang (long exposure).

"Hujan meteor memang optimal diamati sebelum tengah malam saat Bulan masih memasuki fase Sabit Awal dan setelah malam saat Bulan sudah memasuki fase Sabit Akhir," tuturnya.

Di samping itu juga, lamanya waktu pemotretan akan mempengaruhi kualitas hasil gambar yang diperoleh. Andi mengatakan cahaya Bulan dapat mengganggu pengamatan kedua hujan meteor itu. Oleh karenanya, warga tidak dapat menyaksikan maupun mengabadikan kedua hujan meteor tersebut ketika intensitasnya maksimum secara optimal dikarenakan saat puncak hujan meteor masih memasuki fase Bulan Susut.

(Pernita Hestin Untari)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement